SUKABUMI – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Sukabumi tengah mematangkan persiapan 16 atlet paralimpik yang akan tampil dalam Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat. Rencananya, ajang tersebut akan digelar pada November.
Ketua NPCI Kota Sukabumi, Elvan Leonardi, menyebutkan 16 atlet tersebut akan tampil dalam empat cabang olahraga yaitu renang, bulutangkis, tenis meja, dan taekwondo. Adapun target yang dicanangkan pada ajang Peparda VII Jawa Barat adalah lima medali emas.
Ia menambahkan sebelum bertanding di Peparda, para atlet akan bertanding terlebih dahulu di babak klasifikasi, sehingga persiapan pun harus terus dimatangkan agar semua atlet bisa lolos dan tampil di Peparda VII Jawa Barat.
Baca Juga:Dukung Swasembada Pangan, Polisi Dampingi Petani di CisolokSekda Kabupaten Sukabumi Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI
“Hasil klasifikasi yang menjadi penentu kelayakan bertanding di ajang Peparda, yang menentukan lolos apa tidaknya itu dari hasil klasifikasi,” jelasnya di sela rapat persiapan atlet dan pelatih yang dilaksanakan di SLB A Kota Sukabumi, belum lama ini.
Namun, terdapat satu kendala yang saat ini dialami NPCI yakni keterbatasan anggaran untuk menunjang pembinaan dan persiapan atlet paralimpik.
“Kami membutuhkan tambahan dana sekitar Rp100 juta-Rp150 juta untuk kebutuhan persiapan dan pembinaan,” tambahnya.
Dalam waktu dekat, NPCI merencanakan untuk beraudiensi dengan Pemerintah Kota Sukabumi dengan harapan kebutuhan anggaran tersebut bisa ditutupi sehingga persiapan atlet bisa dijalankan optimal. (mg5)
