Wawalkot Sukabumi: Pesantren Harus Menjadi Benteng Karakter

Istimewa
DOKPIM/HUMAS PEMKOT SUKABUMI Bobby Maulana Wakil Wali Kota Sukabumi
0 Komentar

SUKABUMI – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menghadiri tabligh akbar dalam rangka Haul ke-33 dan Haflah Akhirussanah Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Assobariyyah Kota Sukabumi sekaligus tasyakur kelulusan dan kenaikan kelas peserta didik jenjang PAUD, TPQ, MI, MTs, MA, MJM, dan MPHM, pekan lalu. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan keluarga besar YPI Assobariyyah tersebut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Assobariyyah KH. Ahmad Nawawi Sadili, Ketua MUI Jawa Barat sekaligus penceramah Dr. KH. Aang Abdullah Zain, Habib Ahmad bin Muhammad Alkaff, Komisi Fatwa MUI KH. Asep Rohmatullah, Kabag Kesra Setda Kota Sukabumi Herman Permana, Camat Cibeureum Yanwar Ridwan, para dewan guru, pengurus yayasan, santriwan dan santriwati, serta para wali santri.

Haul ke-33 menjadi momentum untuk mengenang perjuangan, keteladanan, dan dedikasi para pendiri serta tokoh-tokoh yang telah membangun dan mengembangkan Yayasan Pendidikan Islam Assobariyyah. Sementara Haflah Akhirussanah dan Tasyakur Kelulusan menjadi wujud rasa syukur atas capaian para peserta didik yang telah menyelesaikan proses pendidikan dan melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sukabumi mengajak seluruh hadirin untuk memaknai pertemuan tersebut sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat nilai-nilai keislaman, kebudayaan, dan kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, peran pesantren saat ini semakin penting karena masyarakat sedang menghadapi berbagai perubahan besar yang akan memengaruhi kehidupan generasi mendatang.

Baca Juga:Harga Cabai Rawit Merah TurunBukukan Penerimaan PAD Rp100 Juta, Hasil Operasi Gabungan Pajak Kendaraan Bermotor

“Pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga menjadi benteng yang menjaga nilai-nilai keimanan, budaya, dan karakter generasi muda di tengah perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bobby Maulana menyampaikan tiga isu strategis yang perlu menjadi perhatian bersama dalam menyiapkan masa depan Sukabumi. (dokpim)

0 Komentar