SUKABUMI – Jembatan gantung Prima Jantake yang menghubungkan Kampung Jantake Desa Sasagaran Kecamatan Kebonpedes Kabupaten Sukabumi difungsikan kembali setelah menjalani revitalisasi. Peresmian jembatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu dilakukan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo bersama Bupati Sukabumi Asep Japar dan Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, Sabtu (4/7).
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita yang disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kebonpedes, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias memadati lokasi. Bagi masyarakat setempat, Jembatan Gantung Prima Jantake bukan sekadar infrastruktur penyeberangan. Jembatan yang pertama kali dibangun pada 1922 itu telah menjadi bagian dari sejarah perjalanan masyarakat selama lebih dari satu abad. Selama puluhan tahun, jembatan tersebut menjadi akses utama yang menghubungkan Desa Sasagaran dengan wilayah Buniwangi, Cijuray hingga Nyalindung.
Keberadaan jembatan sangat vital bagi aktivitas masyarakat, mulai dari anak-anak yang berangkat ke sekolah, petani yang mengangkut hasil panen, hingga warga yang membutuhkan akses menuju pusat layanan kesehatan. Seiring bertambahnya usia, kondisi jembatan sempat mengalami penurunan. Beberapa kali perbaikan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat agar tetap dapat digunakan. Namun, keterbatasan konstruksi membuat jembatan membutuhkan penanganan yang lebih menyeluruh.
Baca Juga:Pemkab Sukabumi Dukung Program BEREHAN Inisiatif Pemprov JabarAntisipasi Banjir, Sungai Cipalabuan di Palabuhanratu Dinormalisasi
Melalui program revitalisasi yang digagas Polres Sukabumi Kota dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, jembatan sepanjang 35 meter tersebut kini kembali berdiri kokoh dan siap menunjang aktivitas masyarakat dengan tingkat keamanan yang lebih baik.
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, mengatakan proses revitalisasi diselesaikan dalam waktu 40 hari oleh pihak ketiga yang berpengalaman di bidang konstruksi. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat akan infrastruktur yang aman dan layak.
“Alhamdulillah Jembatan Gantung Prima Jantake pada hari ini kami resmikan setelah 40 hari masa pengerjaan oleh pihak ketiga. Kami berharap jembatan ini dapat berfungsi sebagai penghubung aktivitas masyarakat, mulai dari anak-anak yang berangkat sekolah, warga yang mengangkut hasil pertanian, hingga masyarakat yang membutuhkan akses lebih cepat menuju rumah sakit dalam kondisi darurat,” ujar Sentot kepada wartawan.
