Tiga Kali Tanpa Mudik Gratis, Tahun Ini Tak Disiapkan Anggarannya

Tiga Kali Tanpa Mudik Gratis
AKTIVITAS NORMAL: Aktivitas di Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Kota Sukabumi masih berjalan normal selama Ramadan 1443 Hijriyah. Tahun ini Dishub Kota Sukabumi tak mengadakan program mudik gratis. (ISTIMEWA)
0 Komentar

SUKABUMI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi kembali tak melaksanakan program mudik gratis Idulfitri 1443 Hijriyah tahun ini. Dengan demikian, sudah tiga kali Lebaran Dishub Kota Sukabumi tak melaksanakannya.

“Kami tak menyiapkan alokasi anggaran untuk program mudik gratis tahun ini. Berarti sudah tiga kali tidak ada program ini,” kata Kepala Dishub Kota Sukabumi, Abdul Rachman, kemarin (12/4).

Tidak disiapkannya anggaran untuk program mudik gratis berkaitan dengan perubahan kebijakan perjalanan mudik selama pandemi covid-19. “Perubahan kebijakan kan baru-baru ini. Kita pikir masih pandemi dan tidak boleh mudik. Jadi kami tak menganggarkan untuk program mudik gratis,” sebut Abdul.

Baca Juga:Aksi Demo Berlanjut di Kota SukabumiAnggota Polres Sukabumi Bantu Pembangunan Ponpes di Kawasan THM

Abdul menjelaskan, biasanya anggaran disediakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Sukabumi. Khusus untuk anggaran mudik gratis dari Pemkot Sukabumi biasanya disediakan sekitar Rp30 juta. “Biasanya dari provinsi ada 14 bus dan dari kita 3 bus dengan kapasitas 50 orang per bus,” tuturnya.

Pengalaman yang sudah, mudik gratis melayani warga yang akan pulang kampung ke wilayah Jawa Tengah seperti Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Perjalanannya menggunakan jalur utara dan selatan. “Mudah-mudahan tahun depan bisa kita selenggarakan kembali program mudik gratis,” harapnya.

Meskipun tak ada program mudik gratis, tetapi Abdul mengimbau warga yang akan melaksanakan mudik secara mandiri tetap menerapkan protokol kesehatan. Aturan protokol kesehatan selama perjalanan yang ditetapkan pemerintah harus diterapkan dengan disiplin, seperti melaksanakan vaksinasi terlebih dahulu.

“Kepada para sopir juga kami tetap mengimbau agar membawa kendaraan saat kondisi sehat. Tidak dalam keadaan mengantuk dan tetap mengutamakan keselamatan,” pungkasnya. (job3)

0 Komentar