Pemkab Sukabumi Akan Laksanakan Program UMKM Naik Kelas dan Motekar

Istimewa
UMKM : Kickoff Program UMKM Naik Kelas dan Motekar Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 di Aula PKK
0 Komentar

SUKABUMI – Untuk menumbuh kankembangkan para pelaku usaha, tahun ini Pemkab Sukabumi berencana untuk memulai program UMKM naik kelas dan Motekar. Diketahui program ini dilaksanakan pasca Kickoff Program UMKM Naik Kelas dan Motekar Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 di Aula PKK oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar pada Kamis (11/060 2026)

Program ini akan melibatkan puluhan pelaku UMKM, nantinya akan ada pendampingan, pelatihan, hingga berbagai Akses usaha agar lebih bertumbuh. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 90 pelaku UMKM terpilih yang mendapatkan kesempatan mengikuti program UMKM Naik Kelas hasil kolaborasi Pemkab Sukabumi bersama Provinsi Jabar. Mereka akan dibina agar usahanya tumbuh selama empat bulan.

Sementara untuk program motekar, diikuti 30 pelaku UMKM yang merupakan lulusan UMKM Naik Kelas 2025. Motekar yang merupakan akronim dari mandiri dengan optimalisasi teknologi secara terarah ini, merupakan salah program prioritas Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Program tersebut berfokus pada pemanfaatan teknologi, digitalisasi usaha, dan fasilitasi usaha.

Baca Juga:Pemkot Sukabumi Tuntaskan Masalah SampahLomba Bertutur Ruang Tumbuhkan Literasi dan Karakter Anak

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan, program yang digagas ini, merupakan upaya pemerintah agar UMKM terus tumbuh dan berkembang. Bupati meyakini, semakin bertumbuhnya UMKM, maka akan bertumbuh juga Perekonomian di Kabupaten Sukabumi. “Dengan pelatihan ini, kami punya goal agar pelaku usaha mikro bertumbuh menjadi kecil, usaha kecil menjadi menengah. Kami inginkan pengusaha di Sukabumi terus bertumbuh,” ujarnya.

Maka dari itu, program ini dirancang agar para pelaku UMKM lebih berakselerasi dalam perluasan usaha. Hal itu tentu saja melalui berbagai akses yang tersedia di dalamnya. “Kita terus dorong UMKM sebagai kekuatan perekonomian nasional,” ucapnya.

Tak sekadar merancang program saja, Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah menyiapkan akses Permodalan bagi pelaku UMKM. Bahkan akses permodalan melalui BPR Sukabumi ini, tanpa ada bunga. “Kami telah menyiapkan kredit tanpa bunga bagi pelaku UMKM melalui BPR Sukabumi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Sri Hastuty Harahap menambahkan, 90 pelaku usaha yang mengikuti program UMKM Naik Kelas, merupakan orang-orang hasil seleksi. Mereka akan dibimbing selama empat bulan. “Setiap tiga pelaku pelaku UMKM akan pendamping. Mereka akan mengikuti program ini dari Mei-Agustus.Hal yang sama pun untuk program UMKM Motekar. 30 pelaku usaha ini pun akan dibina selama empat bulan,” pungkasnya. (mg3)

0 Komentar