Evaluasi P2WKSS di Desa Kebonpedes Menjelang Penilaian

Evaluasi P2WKSS di Desa Kebonpedes Menjelang Penilaian
0 Komentar

SUKABUMI EKSPRES – Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman memimpin Rapat Evaluasi Persiapan Penilaian Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) di Balai Sawala Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten, Sukabumi Rabu, (22 /11)

Dalam arahanya Ade mengatakan rapat ini dilakukan sesuai arahan Bupati Sukabumi yang bertujuan untuk meninjau progres pelaksanaan program P2WKSS di wilayah Desa Kebonpedes. 

Menurutnya, pelaksanaan program ini di tahun 2023 di Desa Kebonpedes sudah berjalan dengan baik meskipun masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan dan diselesaikan. 

Baca Juga:Instruksikan Satreskrim Ungkap Kasus Pelajar SMP Nagrak yang HilangDewan Pendidikan Gelar Rakor Bahas Implementasi Permendikbudristek

“Penyelesaian program P2WKSS di Desa Kebonpedes sudah mencapai sekitar 95 persen lebih, sisanya diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu satu minggu ini,” imbuhnya.

Program ini akan dinilai oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tanggal 28  November mendatang, oleh karena itu Ade berpesan agar semua pihak bekerja keras dan maksimal sehingga bisa mendapatkan nilai yang baik.

“Keberhasilan itu sendiri sudah terbukti di tahun sebelumnya, dimana Kabupaten Sukabumi berhasil meraih juara 3 di tingkat Jabar dalam program P2WKSS ini dan mudah mudahan tahun ini kita bisa meraih minimal juara 3 atau mungkin ke 1 dan 2. Karena jika di nilai dilapangan Kebonpedes ini jauh lebih baik sarana prasarananya,” ungkapnya

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi,  Eki Radiana Rizki memaparkan bahwa tujuan esensial program P2WKSS adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Perempuan dalam usaha ekonomi produktif, pelestarian lingkungan hidup dan Pemahaman wawasan kebangsaan.

“Selain itu untuk mendorong masyarakat agar berperan aktif dalam perlindungan anak, meningkatkan kepedulian remaja di desa dan kepedulian terhadap kelompok rentan,” jelasnya.

Setelah memberikan pengarahan Sekda Kabupaten Sukabumi lansung meninjau lokus di RW 08 Kampung Ranji, Desa Kebonpedes dan di lokasi ini melihat tanaman toga dengan maskotnya adalah tanaman melon. (IST)

0 Komentar