10 Finalis Bertarung pada Lomba Desain Batik

KEDUA (4) (1).jpg
Para finalis Lomba Desain Batik Dekranasda Kota Sukabumi harap-harap cemas menunggu hasil penilaian tim juri untuk menentukan pemenang.
0 Komentar

SUKABUMI EKSPRES – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sukabumi menggelar babak final lomba desain batik. Kegiatannya dipusatkan di aula bank bjb Sukabumi, Kamis (15/2).

Penjabat Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji mengatakan, lomba desain batik Dekranasda Kota Sukabumi merupakan upaya untuk melestarikan budaya batik dan menghasilkan batik resmi Kota Sukabumi.

Desain batik terbaik akan dipromosikan ke dunia internasional dan diharapkan dapat meningkatkan popularitas batik khas Sukabumi.

Baca Juga:AMIN Menang Telak di TPS Tempat Megawati Mencoblos2.148 Personil PLN Diterjunkan, Demi Pastikan Keandalan Jaringan Listrik Saat Pemilu

“Saya mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi dan peran Dekranasda Kota Sukabumi untuk menyelenggarakan kegiatan lomba desain batik. Saat ini sudah masuk ke babak final dengan para juri profesional,” kata Kusmana, kemarin.

Dari 170 peserta yang mendaftar, 10 desainer terbaik berhasil masuk ke babak final. Lomba desain batik ini diharapkan dapat menghasilkan batik resmi Kota Sukabumi yang akan diaplikasikan sebagai pakaian resmi di seluruh perangkat daerah.

“Desain batik yang menjadi juara pada lomba tahun ini, mesti dijadikan pakaian dinas dan resmi oleh Pemerintah Kota Sukabumi sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja dan upaya para desainer,” ucapnya.

Kusmana menjelaskan, lomba ini merupakan upaya untuk mengenalkan keindahan batik khas Sukabumi kepada masyarakat Kota Sukabumi dan dunia internasional.

“Pemerintah Kota Sukabumi memahami bahwa keberlanjutan kearifan warisan budaya seperti batik ini merupakan tanggung jawab bersama. Saya berharap, hasil dari lomba desain batik ini akan mengenalkan keindahan batik khas Sukabumi kepada dunia,” tuturnya.

Proses penilaian dilakukan secara akumulatif oleh tim juri profesional.

Sepuluh desainer terbaik akan mempresentasikan karyanya dan menjelaskan makna di balik desainnya.

“Ini final lomba batik khas Sukabumi, jumlah pesertanya luar biasa, 170 yang mendaftar. Setelah dilakukan seleksi administrasi, kemudian muncul 91 peserta setelah dinilai oleh tim juri. Alhamdulillah, tim jurinya terdiri dari para profesional,” sebutnya.

Baca Juga:Kapolres dan Dandim di Sukabumi, Pantau TPS Khusus Lapas WarungkiaraPrabowo-Gibran jadi Pasangan Paling Populer di Tiktok

Desain batik yang menjadi juara akan dipromosikan ke dunia internasional di Sydney, Australia, pada 29 Februari-6 Maret 2024.

 Kusmana juga akan membuat surat edaran kepada setiap perangkat daerah agar batik khas Sukabumi ini digunakan para ASN.

“Termasuk dapat digunakan para siswa namun tidak memberatkan mereka. Semua peserta finalis ini akan mendapatkan penghargaan karena sudah juara,” pungkasnya. (rls)

0 Komentar