DLH Rumuskan Strategi Wujudkan Kota Sukabumi Terbebas dari Sampah

DOK HUMAS PEMKOT SUKABUMI Kusmana Hartadji Pj Wali Kota Sukabumi
DOK HUMAS PEMKOT SUKABUMI Kusmana Hartadji Pj Wali Kota Sukabumi
0 Komentar

SUKABUMI EKSPRES– Kota Sukabumi berkeinginan menjadi wilayah yang nyaman dan asri. Salah satunya dengan upaya mengurangi volume sampah.Hal itu terungkap pada kegiatan forum perangkat daerah (FPD) yang digelar Dinas Lingkungan Hidup, Selasa (27/2).

Dengan FPD itu diharapkan bisa merumuskan strategi mengurangi volume sampah yang semakin meningkat seiring pertumbuhan penduduk.

Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji menuturkan, melalui FPD ini seluruh elemen harus mampu mewujudkan Kota Sukabumi yang nyaman, sehat, dan indah. Salah satu caranya bisa dilakukan dengan menjaga lingkungan.

Baca Juga:Perolehan Suara Ganjar Jadi Bahan CandaanDugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Rektor Universitas Pancasila

“Sejalan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang berlangsung pada bulan ini, saya mengimbau kepada seluruh unsur untuk bersama-sama berkomitmen mengurangi volume sampah dan mengggiatkan penghijauan di Kota Sukabumi,” ujar Kusmana.

Berdasarkan pengamatan BMKG, pada 2023 Indonesia mengalami suhu terpanas sepanjang sejarah dengan rata-rata sebesar 27,2 derajat celcius.

Suhunya lebih tinggi 0,5 derajat celcius dibandingkan suhu rata-rata selama periode 1991-2020. Tingginya suhu disebabkan oleh aktivitas manusia dan dampak El Nino.

“Fenomena meningkatnya suhu tersebut berdampak besar kepada lingkungan hidup. Salah satunya menjadi pemicu kebakaran di TPA,” jelasnya.

Menurut Kusmana, perlu anggaran besar mengelola sampah. Misalnya pengadaan lahan, penyediaan alat berat dan angkutan sampah, konstruksi TPA dan operasional, serta pemberian gaji karyawan. Di lain pihak pemerintah daerah memiliki anggaran yang sangat terbatas.

“Oleh karena itu perlu dukungan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan upaya pengurangan sampah di Kota Sukabumi,” pungkasnya. (ist)

0 Komentar