PKK Subangjaya Diajak Manfaatkan Pekarangan untuk Kesehatan Keluarga

Ist
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah saat menghadiri Bimtek Pemberdayaan Kader PKK Kelurahan Subang jaya yang dibiayai Dankel pada Jumat (4/07
0 Komentar

SUKABUMI – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, mengajak para kader untuk menghidupkan kembali kearifan lokal melalui pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan kesehatan keluarga.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberdayaan Kader PKK Kelurahan Subang jaya yang dibiayai Dana Kelurahan (Dankel) pada Jumat (4/07).

Kegiatan ini mengusung tema “Gerakan Membangun Kesadaran Kolektif Bahwa Kesehatan Keluarga Bisa Dimulai dari Rumah, dari Pekarangan Kita Sendiri”.

Baca Juga:Evaluator Selesai Revalisasi CPUGGP di SukabumiPemkab Sukabumi Lakukan Pertemuan dengan Tokoh Lintas Agama

Dalam sambutannya, Ranty menekankan bahwa di tengah gaya hidup modern dan keterbatasan akses terhadap pangan sehat, masyarakat perlu kembali pada alam dan kearifan lokal yang sudah menjadi bagian dari budaya bangsa, yakni mengelola pekarangan rumah secara bijak. “Lahan pekarangan, sekecil apa pun ukurannya, menyimpan potensi besar jika dikelola dengan bijak,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa tanaman seperti jahe, kunyit, kencur, daun sirih, bayam, kangkung, dan tomat bisa ditanam dengan mudah di halaman rumah.

Tidak hanya menjadi sumber pangan sehat, tanaman ini juga dapat berfungsi sebagai tanaman obat keluarga (TOGA) yang sangat berguna untuk pertolongan pertama menjaga daya tahan tubuh dan mencegah penyakit ringan.

Lebih lanjut, Ranty menyampaikan bahwa kegiatan budidaya tanaman di pekarangan memiliki nilai strategis dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga, menekan pengeluaran rumah tangga, serta menjadi sarana edukasi bagi anak-anak tentang pentingnya hidup sehat dan mandiri.

Kegiatan ini juga berdampak positif bagi lingkungan, membantu memperbaiki kualitas udara, menjaga kelembapan, dan menciptakan suasana rumah yang asri dan menenangkan,” tambahnya.

Dalam konteks kesehatan keluarga, ia menegaskan bahwa apa yang ditanam di pekarangan dapat menjadi sumber gizi harian yang segar, bebas bahan kimia, dan mudah diakses.

Ranty menekankan pentingnya pola makan sehat sebagai faktor utama dalam memperkuat imunitas tubuh, dan langkah kecil seperti menanam sayuran atau tanaman herbal di halaman rumah sebenarnya adalah investasi besar bagi kesehatan jangka panjang keluarga.

Baca Juga:Sentra Pelayanan Wakaf Uang Diresmikan Walikota SukabumiTak Alergi Kritik, Walkot Sukabumi Komitmen Wujudkan Pembangunan

Kegiatan ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat, mandiri, dan berdaya.

0 Komentar