SIMPENAN – Dua Pelajar di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi mengalami luka bacokan akibat sabetan Senjata Tajam (Sajam) jenis Clurit dan Golok.
Peristiwa ini terjadi, tepatnya di Pudunan Makam Loji, Kampung Sawahgarung RT 03/03 Desa Loji Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (16/07/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Hanya saja sebelum peristiwa, korban bersama teman temannya sempat menerima ajakan untuk melakukan aksi tawuran melalui pesan singkat WhatsApp.
Baca Juga:Kota Sukabumi Tuan Rumah Kejurda Catur Tingkat JabarSiswa Kota Sukabumi Raih Juara 2 di Romania
Kapolsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti Agustina menjelaskan kronologis kejadian bermula ketika pukul 15.30 WIB. Saat itu, korban MRP sedang berada di rumah dan mendapat pesan singkat dari FS terkait adanya ajakan tawur4n dengan sekolah lain.
“Sekitar pukul 16.00 WIB. MRP dan FS berangkat menuju daerah Loji, lokasi yang telah disepakati dengan sembilan orang lainnya menggunakan 4 sepeda motor,” kata Sunarti pada Selasa (16/06/2026).
Tepat pukul 16.30 WIB. FS bersama temanya tiba di tempat yang ditentukan. Namun ketika melihat jumlah orang dari sekolah lain lebih banyak dan mereka menyerang dengan mengacungkan clurit sambil mengejar, FS berusaha kabur dan berbalik arah.
“Karena tak sempat kabur akhirnya ada korban dari pihak FS dan kawan kawan. Yaitu MRP, korban mengalami luk4 di bagian punggung dan harus mendapat 25 jahitan akibat dari sabet4n clur1t,” jelasnya.
Tak hanya FS, dalam kejadian ini YA mengalami luk4 terbuka pada tubuh bagian punggung sebelah kanan sebanyak 20 jahitan dan sakit pada pinggul akibat benturan karena jatuh dari sepeda motor.
“Saat ini penanganan perkara tersebut di limpahkan ke satreskrim polres sukabumi ” pungkasnya (mg3
