Pria Asal Surade Ditemukan Warga Kejang-Kejang di Nyalindung

Pria Asal Surade Ditemukan Warga Kejang-Kejang di Nyalindung
KEJADIAN : Seorang Pria ditemukan kejang-kejang di wilayah Cijuray, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (5/7).
0 Komentar

NYALINDUNG – Beredar video dan voice note di sejumlah aplikasi perpesanan WhatsApp grup, adanya seorang pria tidak sadarkan diri serta kejang-kejang, di wilayah Cijuray, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (5/7).

Dalam video berdurasi 30 detik itu nampak seorang pria bercelana pendek warna biru dan jaket telah diangkat ke dalam tandu dan diperlihatkan satu unit motor unit motor matik milik pria tersebut. Sedangkan dalam voice note yang tersebar orang tersebut mengaku bernama Asep dari Sagaranten dan saat kejadian warga membawa pria itu ke RSUD R. Syamsudin SH atau Bunut.

“Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh, diinformasikan, bilamana ada yang kenal, beliau Asep dari Sagaranten saat ini posisi dibawa ke bunut,” kata pria dalam voice note itu.

Baca Juga:Pencegahan Stunting Pemkab Sukabumi Jauh Lebih Baik dari ProvinisiTingkatkan Produksi, Poktan Didorong Manfaatkan Teknologi

Kemudian, dijelaskan juga dalam voice note itu, pria tersebut berhenti di Cijurai Sawo dalam keadaan membawa motor tiba-tiba kejang-kejang. “Karena berhenti tepatnya di Cijurai Sawo dalam keadaan membawa motor, kemudian kejang-kejang, sadar sebentar, kemudian kejang-kejang lagi,” ucap dalam pesan suara itu.  “Jadi khawatir ada apa-apa kita ambil sikap langsung dibawa ke bunut, cuma beliau tidak membawa identitas. Hatur nuhun sadayana Assalmualikum Warohmatullahi Wabarokatuh,” tutup dalam voice note itu.

Sementara itu, identitas seorang pria itu pun terungkap setelah Petugas Kecamatan Sagaranten, Hendra (30) membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan, pria yang beredar dalam aplikasi WhatsApp itu merupakan warga Sagaranten dan sudah dijemput keluarganya dari Bunut. “Ya, benar itu kejadiannya kemarin Selasa (5/7) pagi. Namanya Asep, warga Kampung Cibodas Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten,” ujar Hendra melalui sambungan telepon, Rabu (6/7).

Informasi yang diterimanya, Asep saat itu hendak berangkat ke Kota Sukabumi. Namun di tengan jalan mengalami kejang-kejang dan dibawa warga ke Bunut. “Korban kabarnya akan berangkat ke Kota Sukabumi. Tapi saat ini korban sudah dijemput keluarganya dari Bunut,” paparnya.

Dikonfirmasi terpisah, Tim Medis Puskesmas Sagaranten, Widiya juga membernarkan korban merupakan warga Sagaranten dan sempat mendapatkan penangan medis di Bunut.  “Memang korban dugaannya mengalami penyakit kejang-kejang, namun saat kejadian korban langsung dibawa ke Bunut dan mendapatkan penanganan medis. Saat ini korban sudah dijemput keluarganya,” singkatnya. (Mg2)

0 Komentar