Pilkades Berjalan Kondusif

Pilkades Berjalan Kondusif
0 Komentar

SUKABUMIEKSPRES – Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo mengatakan dari hasil pemantauan di 11 desa yang melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Siklus II Gelombang II 2023 Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (24/9) berjalan kondusif

“Saya bersama Dandim 0607 Kota Sukabumi, Letkol (Inf) Yudhi Hariyanto melakukan pemantauan langsung ke desa-desa yang melaksanakan pilkades, secara umum pelaksanaan pesta demokrasi ini berjalan lancar dan juga kondusif,” katanya di Sukabumi, Minggu.

Menurut Ari, di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota ada 11 desa yang tersebar empat kecamatan yakni Kecamatan Kebonpedes, Sukaraja, Cisaat dan Sukabumi. Selama melakukan pemantauan jalannya pemungutan suara pihaknya pun mengapresiasi tingginya angka partisipasi warga untuk memberikan suaranya di tempat pemungutan suara (TPS).

Baca Juga:KORMI Targetkan Tambah Induk OlahragaProgram Klinik Sore Milik Dinkes Kota Sukabumi Sudah Layani 22 Ribu Lebih Pasien

Ini terlihat di mana warga berbondong-bondong datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya, bahkan beberapa menit pihak panitia pemungutan suara membuka TPS, warga sudah memenuhi tempat untuk menyalurkan hak pilihnya itu.

Untuk mengamankan proses pemungutan hingga perhitungan suara Polres Sukabumi Kota menurunkan 300 personel yang disebar ke 11 desa. Pelaksanaan pengamanan ini pihaknya juga dibantu oleh ratusan personel Kodim 0607 Kota Sukabumi serta Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Selain melakukan pemantauan, ia pun menyempatkan diri untuk memberikan arahan serta motivasi kepada personel keamanan yang tengah bersiaga untuk mengamankan jalannya pemungutan hingga perhitungan suara.

Jika terjadi ketegangan atau mengarah kepada gangguan keamanan, personel yang berada di lokasi harus bisa dengan cepat menanganinya dan bisa menenangkan warga situasi kondusif tetap terjaga.

Kemudian, waktu yang paling krusial pada proses pilkades ini saat perhitungan suara di mana baik calon kades, tim sukses maupun masyarakat merasa tegang melihat dan menunggu hasil.

Maka dari itu personel pengamanan agar cermat memantau situasi dan cepat melakukan penanganan jika sudah mulai ada “riak”.

“Kami juga meminta kepada calon kades serta pendukungnya untuk bisa menjaga keamanan daerah serta menerima apapun hasilnya karena pilkades ini merupakan salah satu wujud demokrasi, pastinya ada yang menang dan kalah,” katanya.

0 Komentar