PPK dan KPPS Cek Kesehatan Sebelum Pleno

Anggota PPK Cisolok Kabupaten Sukabumi menjalani pemeriksaan kesehatan saat hendak melaksanakan rapat pleno ha
Anggota PPK Cisolok Kabupaten Sukabumi menjalani pemeriksaan kesehatan saat hendak melaksanakan rapat pleno hasil pemungutan suara Pemilu 2024, Selasa (
0 Komentar

SUKABUMI EKSPRES– Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari tim kesehatan Puskesmas sebelum melaksanakan rapat pleno hasil pemungutan suara tingkat kecamatan Pemilu 2024, Selasa.

“Selain berkoordinasi dengan Camat, Polsek dan Koramil Cisolok, kami juga berkoordinasi dengan tim kesehatan puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap anggota PPK yang hendak masuk ke ruang rapat pleno,” kata Ketua PPK Cisolok Dendi Suhendi di ruang rapat pleno di Aula Gedung PPSDM Geologi tepatnya di Kampung Cigenteng, Desa Cisolok, Selasa.

Menurut Dendi, pemeriksaan kesehatan ini penting dilakukan untuk memastikan bahwa anggota yang akan mengikuti rapat pleno dalam kondisi sehat.

Baca Juga:Polisi Ringkus Spesialis Pembobol MinimarketSegera Gelar Operasi Pasar!

Selain itu, bertujuan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan karena rapat ini membutuhkan waktu yang lama dan harus berkonsentrasi penuh untuk menghindari terjadinya kesalahan.

Pihaknya tidak ingin kejadian seperti di luar Sukabumi ada banyak anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan PPK Cisolok yang meninggal dunia akibat kelelahan setelah menjalankan tugasnya yang berat tersebut.

Meskipun tidak ditemukan adanya PPK yang sakit, tetapi pihaknya mengimbau kepada anggotanya yang kurang enak badan atau mengeluh dengan kondisi kesehatannya untuk tidak memaksakan diri menjalani rapat dan sidang pleno hasil pemungutan suara tingkat kecamatan.

“Selain anggota PPK dan KPPS kami sarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Adapun petugas kesehatan yang melakukan pemeriksaan berasal dari Puskemas Cisolok dan Dokkes Polres Sukabumi,” tambahnya.

Di sisi lain, Dendi mengatakan rapat pleno tingkat kecamatan ini akan memakan waktu sekitar dua sampai tiga hari walaupun di hari pertama tidak ada gangguan keamanan, tetapi pihaknya tetap melakukan berbagai antisipasi. (ant)

0 Komentar