BNNK Perkuat Ketahanan Warga dari Ancaman Narkoba

Ist
SOSIALISASI: Kepala BNNK Sukabumi Sudirman menyosialisasikan bahaya narkoba sebagai upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba.
0 Komentar

SUKABUMI – Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Sukabumi melakukan sejumlah langkah untuk memperkuat ketahanan masyarakat dari ancaman narkoba. Salah satu upayanya menyasar daerah perdesaan khususnya yang berada di pesisirpantai Ujunggenteng.

BNNK Sukabumi gencar melakukan sosialisasi pada masyarakat melalui program desa bersih Narkoba (Bersinar) lewat P4GN. Kolaborasi antara BNNK dan Pemkab Sukabumi diperlukan agar peredaran narkoba itu bisa diberantas sejak dini.Kepala BNNK Sukabumi, Sudirman, terus mengingatkan agar masyarakat pesisir untuk membangun kesadaran dan meningkatkan ketahanan diri demi melawan peredaran gelap narkoba.

“Masyarakat, tokoh agama, dan para pemangku kebijakan lainnya perlu bersama-sama menyadari bahwa peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba adalah ancaman bagi keselamatan umat manusia,” tegas Sudirman di Aula Desa Ujunggenteng, kemarin (9/10).

Baca Juga:Kader Penting Cegah Stunting, Inovasi Program bagi Kalangan RemajaPemkot Salurkan Dana Insentif bagi 2.200 Orang

Untuk mengefektifkan kerja di lapangan perlu adanya sinergitas antarseluruh pemangku kepentingan untuk membangun ketahanan masyarakat termasuk ketahanan masyarakat desa sebagai basis pembangunan nasional. BNN memiliki program unggulan yaitu Desa Bersinar (Bersih Narkoba) untuk pencegahan narkoba.

Hal itu menurut Sudirman sejalan dengan program pemerintah yang ingin mencanangkan pembangunan mulai dari desa demi menyongsong Indonesia Emas 2045. Selain meningkatkan ketahanan dari pengaruh luar, BNNK juga mengingatkan agar masyarakat sadar dengan menjauhi keinginan dan godaan untuk mencoba menggunakan narkoba.

“Saya juga mengimbau kepada yang sudah terjerat penyalahgunaan narkoba agar tidak malu melaporkan diri untuk menjalani rehabilitasi,” pungkasnya. (ist)

0 Komentar