Rumah Panggung di Pabuaran Alami Kebakaran, Tiga Motor Turut Dilalap Api

Istimewa
PERISTIWA : Kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Kampung Cipareang, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, Sukabumi Sabtu (10/01/2026).
0 Komentar

PABUARAN – Musibah kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Kampung Cipareang, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu sore (10/01/2026). Akibat insiden ini, satu unit rumah ludes terbakar dan tiga unit sepeda motor ikut hangus tak tersisa.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB tersebut menimpa kediaman milik Bapak Hamid. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali muncul secara tiba-tiba dari bagian kamar depan rumah. Pemilik rumah yang menyadari adanya kobaran api sempat panik dan memprioritaskan untuk menyelamatkan anak-anaknya keluar dari bangunan.

Baca Juga:Hujan Deras, Ruas Jalan Provinsi di Cidolog Tertutup BanjirRatusan Atlet Ikuti Kejurda Open Tournament Karate Bupati Sukabumi III

Naas, api dengan sangat cepat merambat dan menyambar tiga unit sepeda motor yang terparkir tidak jauh dari titik awal api. Hal ini memicu kobaran api menjadi semakin besar dan sulit dikendalikan oleh warga sekitar.

”Api tiba-tiba muncul dari kamar depan. Pemilik rumah fokus menyelamatkan anaknya terlebih dahulu. Namun karena api menyambar tiga motor, kebakaran langsung membesar,” ungkap narasumber P2BK Kecamatan Pabuaran, Yogi, dalam keterangannya.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Satpol PP Kecamatan Pabuaran langsung bergerak menuju lokasi untuk berkoordinasi dengan perangkat desa, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Pospol.

Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat dibantu oleh aparat dari berbagai unsur, termasuk P2BK, TKSK, dan pihak kepolisian. Saat ini, api sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Satu keluarga yang terdiri dari 5 jiwa kini terpaksa mengungsi. Rumah mereka masuk dalam kategori Rusak Berat (RB) dan tidak lagi bisa ditempati.

”Keluarga Bapak Hamid sementara mengungsi di rumah sanak saudaranya. Mengenai penyebab pasti kebakaran, saat ini masih dalam proses penyelidikan dan belum bisa dipastikan,” tambah Yogi.

Saat ini, para korban sangat membutuhkan bantuan mendesak berupa. Diketahui kerugian materiil masih dalam proses penghitungan oleh pihak terkait di lapangan. (SS)

0 Komentar