SUKABUMI — Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMAN 3 Sukabumi rutin melaksanakan program ‘Nyaah Ka Adi’. Program ini tidak hanya menjaga tali silaturahmi, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi siswa yang membutuhkan.
Pada pelaksanaan bulan ke-9, beberapa waktu lalu, program tersebut diperluas dengan penambahan bantuan berupa 30 stel seragam sekolah bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah itu berlangsung sederhana namun sarat makna.
Ketua Harian IKA SMANTI Sukabumi, Dera Andriana, menuturkan program ‘Nyaah Ka Adi’ merupakan agenda rutin bulanan yang konsisten dijalankan sebagai bentuk tanggung jawab moral alumni terhadap adik-adik kelasnya. “Ini sudah masuk bulan ke-9. Awalnya kita fokus pada bantuan kadeudeuh, tapi melihat kebutuhan di lapangan, kami menambah program pembagian seragam untuk siswa yang kurang mampu,” ujar Dera.
Baca Juga:BPS-Diskominfo Kota Sukabumi Sosialisasikan Agenda Sensus EkonomiHiswana Migas Awasi Ketat Distribusi Elpiji
Menurutnya, seragam sekolah bukan sekadar kebutuhan administratif, melainkan juga menyangkut rasa percaya diri siswa dalam menjalani proses belajar. Tidak sedikit siswa yang harus menunda penggantian seragam karena keterbatasan ekonomi keluarga. “Hal-hal kecil seperti ini sering kali luput dari perhatian. Padahal dampaknya cukup besar terhadap psikologis anak,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, IKA SMANTI sengaja melibatkan Komite Sekolah sebagai pihak yang hadir untuk menyaksikan kegiatan. Langkah ini diambil sebagai bentuk transparansi sekaligus menghindari potensi kesalahpahaman, terutama di tengah sensitifnya isu bantuan pendidikan. “Kami ingin semuanya berjalan terbuka. Program ini murni dari alumni, dan komite kami undang hanya untuk menyaksikan, bukan sebagai pelaksana,” tegas Dera. (mg5)
