Fiskal Terbatas, PAD jadi Andalan, Pembangunan Proyek Strategis Tetap Berjalan

Istimewa
DOK/SUKABUMI EKSPRES STRATEGIS: Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana meninjau lokasi jalan rusak di salah satu wilayah, belum lama ini.
0 Komentar

SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi tidak menghentikan langkah pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan fiskal. Memasuki pertengahan tahun ini, sejumlah proyek strategis tetap direalisasikan dengan mengandalkan kemampuan keuangan daerah, terutama dari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan pembangunan infrastruktur tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan pelayanan publik, mobilitas masyarakat, serta aktivitas ekonomi perkotaan. Menurutnya, di tengah keterbatasan ruang fiskal, pemerintah berupaya memaksimalkan sumber pembiayaan yang tersedia agar program pembangunan yang telah direncanakan dapat terus berjalan. “Pemerintah kota saat ini fokus memanfaatkan sumber pembiayaan yang tersedia, khususnya dari PAD, untuk memastikan pembangunan tidak terhenti,” ujarnya, Selasa (23/6).

Sejumlah proyek fisik kini mulai memasuki tahap pelaksanaan. Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari penataan ruang publik hingga peningkatan sarana pelayanan pemerintahan. Selain penataan kawasan Jalan Pasar Gudang yang saat ini tengah berlangsung, pemerintah juga mulai mengerjakan pembangunan trotoar atau pedestrian di depan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri.

Baca Juga:Pemkot Sukabumi Perkuat Kendali Inflasi dan Ketahanan PanganKDKMP Kota Sukabumi Terkendala Keterbatasan Lahan

Proyek tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki sekaligus memperkuat estetika kawasan perkotaan. Pada saat yang sama, pembangunan Kantor Kecamatan Gunungpuyuh juga mulai dilaksanakan. Gedung baru tersebut diharapkan mampu menunjang pelayanan publik yang lebih representatif dan nyaman bagi masyarakat.

Sementara itu perbaikan Jalan Prana menjadi salah satu pekerjaan prioritas lainnya. Pemerintah menilai keberadaan jalan lingkungan yang baik memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga dan aktivitas ekonomi masyarakat. “Yang sedang dikerjakan saat ini selain Jalan Pasar Gudang adalah trotoar di depan Setukpa, pembangunan kantor kecamatan di Gunungpuyuh, dan perbaikan Jalan Prana. Pekerjaan itu mulai berjalan bulan Juni hingga Juli,” kata Ayep.

Selain proyek yang dibiayai melalui APBD Kota Sukabumi, pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait penanganan sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Jalan Merbabu. Ruas jalan tersebut selama beberapa waktu terakhir mendapat sorotan masyarakat karena mengalami kerusakan di sejumlah titik yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

0 Komentar