Massa Suarakan Pemakzulan Sekaligus Pertanyakan Gaji ASN

Istimewa
SOFWAN ZULFIKAR/SUKABUMI EKSPRES ORASI: Perwakilan massa demo berorasi di depan Balai Kota Sukabumi yang mengangkat isu pemakzulan wali kota dan wakil wali kota sekaligus mempertanyakan pencairan gaji ke-13 ASN.
0 Komentar

Dalam orasi yang disampaikan di depan Balai Kota Sukabumi, massa juga menyoroti dampak keterlambatan pembayaran terhadap kesejahteraan pegawai dan keluarganya. Mereka menilai kebutuhan rumah tangga, khususnya menjelang dimulainya tahun ajaran baru, membuat keberadaan gaji ke-13 menjadi sangat penting.

“Kasihan ini ASN pada menjerit. Mungkin di hadapan pimpinannya mereka tidak berani, tapi ayo kita perjuangkan hak ASN segera diberikan,” kata Syah Arif.

Menurut massa, tidak semua ASN dapat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pimpinan daerah. Karena itu, mereka mengaku turut membawa persoalan tersebut dalam aksi demonstrasi sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah. Selain isu kesejahteraan ASN, aksi Demo 2626 juga mengangkat tuntutan politik berupa evaluasi terhadap kepemimpinan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana. Massa menyatakan akan terus mengawal berbagai tuntutan yang mereka sampaikan melalui jalur penyampaian aspirasi.

Baca Juga:RS Bunut Diduga Lalai, Dokumen MCU TertukarKasus Kematian Anak Masuki Babak Baru, Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Tersangka dan Barang Bukti

Selama aksi berlangsung di depan Balai Kota Sukabumi, Wali Kota Ayep Zaki maupun Wakil Wali Kota Bobby Maulana tidak hadir menemui para demonstran. Tidak ada dialog langsung antara pimpinan pemerintah daerah dengan peserta aksi di lokasi unjuk rasa. Setelah menyampaikan aspirasi di depan Balai Kota, massa kemudian menyatakan akan melanjutkan aksi menuju Gedung DPRD Kota Sukabumi. Mereka berencana mengawal proses penyampaian aspirasi kepada lembaga legislatif, termasuk tuntutan terkait hak angket pemakzulan terhadap Wali Kota Sukabumi. (mg5)

Laman:

1 2
0 Komentar