Pemprov Atensi Bencana di Cibadak

Pemprov Atensi Bencana di Cibadak
0 Komentar

SUKABUMI EKSPRES – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, meninjau lokasi tanah longsor di Kampung Cibatu Hilir Desa Sekarwangi Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, kemarin (29/1). Kedatangannya untuk memantau kondisi para pengungsi sekaligus melihat kondisi di lapangan pascabencana tanah longsor pada Rabu (24/1).

Bey menuturkan, hasil peninjauan di lokasi, sejauh ini penanganan pascabencana yang dilakukan Pemkab Sukabumi dibantu elemen taktis lainnya sudah sangat baik, terutama bagi para pengungsi.

Selain meninjau lokasi tanah longsor, Bey juga bertemu dengan warga korban terdampak bencana di tenda-tenda pengungsian. Bey menyebutkan, Badan Geologi segera melakukan kajian dan penelitian terhadap kondisi tanah di lokasi  bencana.

Baca Juga:Selaraskan Usulan dengan Program PembangunanKasus ISPA Relatif Tinggi

“Kita tunggu hasil kajian dari Badan Geologi,” kata Bey kepada wartawan, kemarin.

Menurutnya perlu ada solusi bagi warga terdampak. Kalaupun harus direlokasi, tentu perlu diupayakan berbagai keperluannya.

Bey pun mengingatkan masyarakat di semua wilayah di Jawa Barat agar bencana hidrometeorologi seperti di Kampung Cibatu Hilir Desa Sekarwangi Kecamatan Cibadak jadi pelajaran dan pengalaman.

Artinya, masyarakat harus lebih berhati-hati saat memilih lokasi membangun tempat tinggal.

“Jangan sampai masyarakat itu mendirikan bangunan rumah dan sebagainya di lokasi yang rawan berpotensi bencana,” pungkasnya.

Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, mengatakan sejauh ini berbagai kebutuhan bagi warga yang mengungsi sudah cukup terpenuhi. Terutama pemenuhan kebutuhan logistik sehari-hari maupun layanan kesehatan.

“Saat ini, pemenuhan kebutuhan logistik dan layanan kesehatan jadi prioritas penanganan bagi saudara-saudara kita yang sekarang tinggal di tenda-tenda pengungsian,” kata Iyos saat mendampingi Pj gubernur.

Baca Juga:Kaesang Buka Suara Usai Jokowi Sebut Presiden Boleh Memihak di PemiluRakyat Pro Gibran Milenial Klaim JK Berpotensi Berubah Haluan Dukungan

Longsor di Kampung Cibatu Hilir RT 001/011 Desa Sekarwangi Kecamatan Cibadak menyebabkan 12 rumah mengalami rusak berat dan 69 rumah terancam. Akibat kejadian itu, puluhan jiwa warga setempat harus kehilangan tempat tinggal.

Catatan BPBD, ada 51 jiwa yang terdampak bencana tanah longsor di wilayah tersebut.
Ada 15 kepala keluarga atau 51 jiwa yang terdampak akibat bencana. Sementara untuk yang terancam ada 75 KK atau 239 jiwa. (rls)

0 Komentar