Dari keempat narasi perubahan yang diusung, Anies tidak memaparkan strategi untuk membawa perubahan bagi keempat sektor itu.
Namun, dia menyebut perubahan tidak sekadar mengganti orang di pemerintahan maupun di legislatif, melainkan adanya perubahan keadilan bagi Indonesia.
“Perubahan yang kita usung bukan tentang orang, tapi perubahan kebijakan, kita ingin Indonesia adil yang memberi kesempatan bagi semua. Maka dari itu kita harus menangkan baik itu pilpresnya maupun pilegnya,” katanya.
Baca Juga:Beredar Kabar Iriana Jokowi Jadi Cawapres PrabowoSejumlah Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Terima Baznas Award 2023
Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno menilai, Anies Baswedan tidak menawarkan solusi apapun terkait perubahan dengan merombak empat kebijakan. Menurutnya, Anies mesti menjabarkan detail konsep perubahannya sebagai solusi.
Adi mencontohkan, Anies harus memaparkan strategi agar harga pangan tidak fluktuatif. Terutama ketika menjelang hari raya, Anies harus menjelaskan perubahan apa yang dilakukan agar harga tidak naik.
“Belum kelihatan strateginya,” jelasnya.
Adi menilai tanpa penjabaran konsep perubahan yang diusung, Anies sebenarnya tidak memberi kebaruan apa pun.
Alasannya, isu pendidikan, kesehatan, lapangan kerja , dan ekonomi sudah menjadi bahan jualan yang umum, baik pemilihan di tingkat daerah maupun pusat. (bs-fajar)
